Selasa, 23 Maret 2022 telah dilaksanakan kegiatan FGD Babe Gaban untuk pertama kalinya dengan mengundang sejumlah Inovator diantaranya dari Disdukcapi, DKISP, Dinsos P3AP2KB, Dinas Pertanian, Kecamatan Kertak Hanyar, Kelurahan Manarap Lama, Kelurahan Mandarsari, DPRLH. Dalam kesempatan ini masing perangkat daerah yang menyampaikan inovasi-inovasi unggulan mereka.
Di Kabupaten Banjar banyak memiliki Para Inovator yang mempunyai Ide-Ide luar biasa, namun saat ini mereka untuk berdiri sendiri sehingga inovasi yang mereka gagas dan jalankan tidak terdata seluruhnya, dan hanya berjalan pada Instansi atau pada kalangan mereka sendiri. Maka Perlu sebuah perkumpulan atau pengorganisasian Pengorganisasian juga merupakan suatu proses membangun kekuatan yang melibatkan orang-orang dalam mendefinisikan persoalan yang ingin diselesaikan. Proses pengorganisasian ini diharapkan dapat meningkatkan modal sosial baik bagi individual dengan cara meningkatkan dan memperkuat kepentingan bersama. Berlatar belakang inilah maka tercetus sebuah Inovasi dengan untuk mengumpulkan Para Inovator dalam sebuah Organisasi atau Komunitas dengan nama BABE GABAN (Bapenderan (Bincang-BIncang)Berinovasi Gasan (untuk) Banua (Negeri)
BABE GABAN adalah sebuah inovasi Pelayanan Publik untuk mewadahi berkumpulnya Para Inovator yang ada di Kabupaten Banjar. Inovasi ini nantinya akan menjadi sebuah Perkumpulan Inovator Kabupaten Banjar dari berbagai golongan baik itu ASN, Masyarakat Umum, Bumdes. Karang Taruna, Badan Usaha Milik Daerah, dan siapa saja yang memiliki ide atau inisiatif untuk berinovasi. Kegiatan ini dilaksanakan per triwulan sekali dengan metode talkshow, ataupun diskusi kelompok dengan mendatangkan Narasumber yang kompeten baik itu Publik Figur, Tokoh Enterpreuner, maupun Ahli Praktisi di bidang Inovasi ataupun Penelitian. Konsep yang diambil pertriwulan akan berganti sesuai dengan Local Wisdom.